Senin, 23 Juli 2012

Peran KOMINDA dalam mendukung terciptanya stabilitas nasional di daerah sebagai landasan yang kokoh untuk mewujudkan Jambi “ EMAS “.

Untuk mewujudkan Jambi “ EMAS “ yaitu = Ekonomi Maju Aman Sejahtera , bila diperinci kaitannya dengan permasalahan Narkoba sangatlah penting dalam Rapat Koordinasi KOMINDA ini untuk ditangani secara serius dan Optimal di Provinsi Jambi ini, karena aparat pemerintah wajib melaksanakan Pemberantasan, Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika ( P4GN ) sesuai INPRES Nomor 12 tahun 2011. 

Karena bila dipandang dari Jambi “ EMAS “, yaitu sebagai berikut ; 

1. Ekonomi, sangatlah merugikan secara individual, keluarga dan pemerintah , dari hasil penelitian Lembaga Penelitian Universitas Indonesia bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional pada tahun 2008 , Jambi rangking 6 (enam ) se Indonesia ,dengan prevalensi =2,43 % dengan pengguna sebanyak = 44.627 orang dan hasil penelitian pada bulan Desember 2011 dengan metode dan sasaran yang sama prevalensi menurun menjadi = 1,5 %, berapa banyak dana untuk membeli narkoba bagi penyalahguna dengan jumlah sebanyak itu , untuk berobat, pemerintah mengeluarkan dana untuk penanganan narkoba sangatlah banyak, berarti akan mempengaruhi perekonomian. 


2. Maju, bila penanganan penyalahguna Narkoba ini tidak ditangani secara serius dan optimal maka semakin lama semakin banyak jumlahnya dan akan mempengaruhi segala sendi kehidupan Ideologi, Politik,Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan, Keamanan, Agama, berarti akan menghambat kemajuan disegala bidang. 

3. Aman bila pengguna sebanyak 44.627 Orang , akan banyak melakukan perbuatan kriminal ( dalam satu LP sebanyak 441 orang akibat narkoba April 2012, Polda dan jajaran selama tiga bulan / jan s/d maret 2012 sebanyak 174 perkara pidana naroba), karena narkoba dari zat kimianya akan membuat orang pengguna/ pemakai ketergantungan dan harus mendapatkan uang untuk membeli Narkoba, yang punya uang lama lama akan habis suatu contoh ada masyarakat Jambi seorang pengusaha telah menjual dua rumah dan tiga mobil nya untuk membeli Narkoba yang sudah tidak memiliki uang akan mengambil jalan pintas akan menjadi pengedar, pencuri, penipu, menganiaya, pembunuh dll, berarti akan mempengaruhi segi keamanan. 

4. Sejahtera, dari pengguna sebanyak 44.627 orang , akan mempengaruhi ketidak sejahteraan masyarakat Provinsi Jambi , suatu contoh keluarga dari pengguna sebanyak itu ada yang di penjara menjadi Narapidan di satu Lembaga Permasyarakatan di kota Jambi saja sebanyak = 441 orang (data bulan April 2012 ) , yang terkena HIV/ AIDS sebanyak = 613 orang ( data bulan Maret 2012 dinas Kesehatan Prov ), yang berobat di rumah sakit jiwa sebanyak = 70 s/d 100 orang tiap tahunnya , berarti dari keluarga itu setiap hari merasa sedih ,perih, sengsara ,menangis setiap hari dan tidak merasa sejahtera secara moril dan materil. 

Demikian saran dari kami Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi pada rapat KOMINDA, dengan harapan seluruh peserta rapat dapat membantu menangani dan mengantisipasi permasalahn Narkoba di Provinsi Jambi dengan serius dan optimal serta dapat mengawasi pelaksanaan INPRES nomor 12 tahun 2011. 

Jambi, Juli 2012 

KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JAMBI 
Drs. MOH. YAMIN SUMITRA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn