Kamis, 30 Agustus 2012

HARI ULANG TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA YANG KE 67 TAHUN 2012 DAN HARI RAYA IEDUL FITRI TELAH BERLALU , KEDUA KEJADIAN INI MERUPAKAN HARI KEBEBASAN DAN HARI KEMENANGAN

Dalam mengisi kemerdekaan ini kita semua harus tetap bersatu , sesuai Sumpah Pemuda karena dengan persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa Indonesia akan kuat dan cepat untuk mencapai cita cita para pahlawan nya dan tujuan bangsanya yaitu rakyat adil dan makmur. 

Yang perlu selalu kita ingat jasa para pahlawan untuk memperjuangkan kemerdekaan ini , telah mengorbankan jiwa, raga, harta, benda, penderitaan lahir dan bathin. Setelah merdeka mengharapkan rakyatnya adil dan makmur, karena tanah tumpah darah Indonesia merupakan tanah yang subur dan makmur dari sumber daya alamnya. 


Dengan alasan apapun jangan hianati cita cita para pahlawan , yang telah merebut kemerdekaan ini , karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang agamais, berbudaya dan beradab. 
Kekuatan yang sangat dahsyat para pahlawan karena memiliki rasa agamais, budaya,dan beradab yang sangat kuat / tinggi sehingga tercapailah kemerdekaan, bila kekuatan yang sangat dahsyat ini tetap dijaga dan digunakan dalam mengisi kemerdekaan ini maka tujuan bangsa ini akan cepat tercapai sebelum sumber daya alam Indonesia ini habis. 

Rubah sistem pengolahan dari sumber daya alam ini dari yang tertutup dan rahasia menjadi terbuka , transaparan dan jujur, demi bangsa dan negara kedepan lebih maju. 

Dua moment ini yaitu kemerdekaan/ kebebasan dan kemenangan Iedul Fitri. ditempuh dengan pengorbanan serta perjuangan, mari kita tinggalkan sistem yang kurang baik dan korbankan kepentingan pribadi dan kelompok demi bangsa dan negara serta keturunan kita / anak cucu kita kedepan lebih sejahtera dan maju. 

Bila tulisan uraian diatas ini dikaitkan dengan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika ( P4GN ), dengan di dukung Inpres Nomor 12 tahun 2011 dilaksanakan oleh seluruh aparat pemerintah dengan serius maka Indonesia tahun 2015 bebas dari ancaman narkoba. 

Bila melaksanakan amanah dengan baik dan profesional , kita akan menggunakan azas prioritas mana yang akan didahulukan, mana yang lebih penting , mana yang lebih bahaya ancamannya terhadap bangsa dan negara , sangat perlu didahulukan dan diprioritaskan penangan terhadap ancaman narkoba . 
Karena data hasil penelitian Universitas Indonesia dan BNN tahun 2008 , korban meninggal dunia akibat penyalahgunaan Narkoba sehari = 51 orang, di Povinsi jambi yang mengidap HIV/AIDS data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi bulan mei 2012 sebanyak = 613 orang , data dari satu lembaga Permasyarakatan Kota Jambi di jalan Patimura bulan April 2012 , Narapidana Narkoba sebanyak = 441 orang , yang berobat di Rumah Sakit Jiwa akibat Narkoba setahun antara 70 s/d 100 orang , data yang dalam binaan LSM Sikok, Jhoti, Kanti sehati, Anpai lebih kurang sebanyak 1000 orang, Polda jambi dan jajaran data penanganan Narkoba bulan Januari s/d Maret 2012 sebayak = 174 perkara, yang ditangani secara alternatif oleh beberapa pondok Pesantren. 
Karena ancamannya kepada generasi penerus bangsa , calon calon pemimpin bangsa kedepan dan sangat membuat rakyat menderita yang jumlahnya sangat banyak, akan mempengaruhi segala sendi kehidupan IPOLEKSOSBUDHANKAM dan Agama, serta makin pesatnya perkembangan Teroris di Indonesia.

Tanpa keseriusan seluruh komponen bangsa untuk menangani ancaman Narkoba tidak akan berhasil , karena Narkoba semarak beredar ada beberapa kepentingan , yang pertama adanya kepentingan EKONOMI dan yang kedua adalah kepentingan POLITIK . 

Bila dua kepentingan ( Ekonomi dan Politik ) ini dilaksanakan oleh orang yang tidak agamais, berbudaya dan tidak beradab maka akan sulit dan berat untuk ditanganinya . Maka perlu seluruh komponen bangsa dan kekuatan yang dahsyat yang dimiliki oleh para pejuang kemerdekaan ini sangat diperlukan untuk melaksanakan P4GN. 
Perjuangan untuk menyelamatkan bangsa dari ancman Narkoba ini perlu doa , agar para pelakunya sadar tidak mengedarkan lagi dan pengguna (korban) tidak menggunakan lagi agar Narkobanya tidak ada yang beli sehingga pengedarnya berhenti dan mencari bisnis lain serta penanam atau pabriknya berhenti /tutup. 

Baca Surah Al Qiamah

Jambi , 29 Agustus 2012 Penulis Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi 
Moh Yamin Sumitra.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn