Senin, 18 Maret 2013

Bila Narkoba ini digunakan untuk kepentingan ekonomi dan kepentingan politik oleh seseorang atau kelompok tertentu, untuk mendapatkan jabatan atau kekuasaannya.

Maka bangsa ini akan cepat hancur dan rakyatnya akan segera menderita yang sangat luar biasa yang jumlah penyalahguna sudah kurang lebih = 4.000.000 orang se Indonesia, dan meninggal rata rata satu hari = 51 orang ( 2008 ) , Penyalahguna/pemakai Narkoba di Prov Jambi sebanyak = 50.420 (data tahun 2010), HIV/AIDS = 786 (data bulan Desember 2012 Prov Jambi), yang masuk penjara Provinsi Jambi= 1047 orang (data Januari 2013) , yang sakit jiwa rata rata = 70 s/d 100 orang tiap tahun , karena dampak Narkoba meng akibatkan sbb : 

1. terhadap penggunanya/ pemakai akan membuat sakit jasmani dan sakit rokhaninya/ gila, menjadi pembunuh, menjadi pelaku kriminal, menjadi pemutilasi,masuk penjara,meninggal dunia, sekolah gagal, pekerjaan dipecat,cerai,harta bendanya habis. 

2. keluarganya dan kerabatnya rugi materil ,moril, stres,terancam, sedih , sengsara dan menderita, bahkan kelaparan bila yang mencari nafkahnya dipenjara /meninggal dunia , contohnya sbb : 
a. Ada seorang anak pecandu Narkoba , yang membunuh ibu dan bapaknya kejadian di Medan tahun 2012, ada orang tua menerima mayat anaknya karena over dosis, menerima anaknya yang meninggal karena anaknya terinfeksi HIV/AIDS akibat Narkoba. 
b. Ada yang dikejar kejar pakai golok setiap minggu beberapa kali, bapaknya oleh anaknya kalau lagi sakau ,kejadian di Batanghari Provinsi Jamb ( kejadian dilaporkan tahun 2012 ) 
c. Harta orang tuanya nya yang ada didalam dirumah dicuri sampai habis/ ludes ,baru menipu/menggelapkan motor milik tukang ojek, dengan modus operandinya pura pura menyewa motor nya selama tiga hari dibayar dimuka Rp 100.00,-, motor dibawa dijaminkan ke orang lain ,sebanyak 40 unit motor dijaminkan seharga satu juta rupiah sampai dengan dua juta rupiah , setelah itu motor tidak dikembalikan sampai satu tahun , semua tukang ojek sebanyak = 40 orang, tukang ojek mencari pelaku penggelapan motornya , akhirnya menemukan rumahnya bahwa pelaku adalah anak pensiunan guru (bapak dan ibunya adalah pensiunan guru), setiap hari sebanyak 40 orang tukang ojek mendatangi orang tuanya untuk menagih , orang tuanya gak punya uang karena sudah habis dicuri oleh anaknya , sehingga orang tuanya (bapaknya) merasa malu dan stres akhirnya meninggal dunia,setelah permasalahannya dibantu anggota Polri selesai dan anaknya mau untuk direhabilitasi , sebelum masuk rehabilitasi di cek darahnya terkena HIV/AIDS ibunya shock ( kejadian tahun 2002 di Pontianak). 
d. Terjadi mutilasi oleh bandar terhadap kerabatnya rekan bisnis Narkoba yang tidak bayar, kejadian bulan maret 2013.Dan banyak lagi contoh contoh yang lainya. 

3. Dampak yang akan merusak dan menghancurkan terhadap segala sendi kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu : Ideologi, Politik, Sosial, Budaya, Ekonomi, Pertahanan, Keamanan, Agama, Kesehatan, karena Narkoba secara unsur kimianya akan membuat ketergantungan dan akan menghilangkan kesadaran, kehilangan rasa, terjadi halusinogen,depresan ,Stimulan dis waktu, dis ruang , mis panca indera. 

4. Berkembangnya kegiatan terorist.
Karena dari data dan fakta serta informasi yang didapat , pernah istrinya ketua partai politik jadi bandar Narkoba ( kejadian di Kalbar ,sekitar tahun 2005), adiknya pelaku politik menjual Narkoba, anaknya menjual Narkoba, team suksesnya melalui oknum/ istrinya sebagai bandar narkoba ,bekerja sama dengan pilot , atau kaki tangannya oknum. 
Apakah setelah mendapat jabatan dan kekuasaan , yang sengaja dilakukan dengan sadar dan tahu menjual Narkoba ini ,terus mendapat gaji , tunjangan , insentif pajak dan hasil uang lainnya merupakan uang halal , karena untuk mendapatkan jabatanya dan kekuasaannya sebagian kecil atau besar dari uang haram hasil menjual Narkoba. Ini merupakan gambaran dari yang ingin mendapatkan jabatan dan kekuasaan ,dengan menjual Narkoba , sudah mendapatkan uang haram, menghancurkan bangsa ,membuat rakyat sengsara dan menderita. 
Semoga tulisan ini mengingatkan kita semua ,akan tujuan hidup kita ingin mencari kebahagian dan keselamatan didunia serta akhirat, juga serius untuk memberantas dan memerangi Narkoba demi keselamatan bangsa, hilangnya penderitaan rakyat, dan menyelamatkan anak cucu keturunan kita semua kedepan . 

Jambi, 18 Maret 2013 
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi 
Kombes Pol Drs. Mohammad Yamin Sumitra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn