Senin, 17 Juni 2013

NARKOBA DAPAT MEMBUAT BANYAK ORANG MASUK NERAKA

Karena Narkoba bila disalahgunakan, akan membuat orang tidak sadar, merusak kerja otak sehingga otak akan rusak permanen, akan meningkatkan libido/ nafsu sehingga akan terjadi  pergaulan bebas, akan ketagihan dan untuk memenuhi ketagihan akan mengambil jalan pintas dan melakukan  tindakan kriminal bisa menjadi pencuri, penipu, pengedar narkoba, pembunuh, pemerkosa,pemutilasi, menyalahgunakan kewenangan, tidak amanah, pencitraan/ membodohi  dll.

Apalagi Narkoba digunakan oleh dua kepentingan ,yang pertama digunakan untuk kepentingan ekonomi, karena dari keuntungannya sangat menggiurkan, sampai lupa dampaknya menghancurkan bangsanya dan saudaranya, dapat digunakan untuk memperlancar kegiatan politiknya yang kotor, dapat juga mengembangkan banyaknya terrorist ( pelaku teror ).

Kepentingan yang kedua adalah digunakan untuk kepentingan politik, bisa untuk menjatuhkan lawan politiknya, bisa untuk merusak dan melemahkan bangsanya/ kelompok  yang dianggap lawan politiknya seperti dulu jaman Belanda bangsa Indonesia dicekoki dengan minuman keras dan candu agar bodoh, gila, mati , lemah pikirannya agar tidak melawan penjajah,  pura pura menangani tapi tidak maximal sehingga terkesan membodohi ,bahkan yang paling berat malah jadi bandar/ pengedar Narkoba.

Dunia , Asia dan Indonesia sudah menabuh genderang perang untuk memberantas Narkoba, dengan Konvensi , Undang Undang, Kesepakatan kesepakatan, Intruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2011,dll,bahkan ketentuan yang paling tinggi ada di kitab sucinya masing masing agama dengan ini semua kita semua komponen bangsa harus serius dan jangan main main.

Dari semua bahaya dan ancaman yang paling berat adalah Narkoba di Indonesia ini karena korban manusia dan anggaran sangat banyak dan besar sekali, begitu juga dampaknya selain menghancurkan bangsa juga akan menghancurkan sendi kehidupan ( IPOLESKSOSBUDHANKAM, AGAMA DAN KESEHATAN ).

Organisasi yang baru lahir ini sudah harus berlari dan sudah harus berperang, melawan mafia Internasional, regional, nasional dan oknum, dimana banyak kekurangan karena kemampuan negara yang sangat terbatas , khususnya masalah anggaran, personil, dan sarana prasarana serta senjata api, dimana kebijakan ini ada hanya ditangan atasan tertinggi ataupun dalam suatu organisasi kebijakan anggaran, personil dan sarpras/ logistik hanya ada pada komandan/ atasan/kepala/pimpinan, kita dibawah ini hanya meminta, mengusulkan, menyarankan ataupun membuat perencanaan, meminta /mengusulkan cukup sekali sampai lima kali saja tidak perlu tiap tahun ,karena permintaan/ usulan  ini bukan untuk keperluan pribadi atau pun untuk keperluan pejabat yang bersangkutan melainkan untuk kepentingan menyelamatkan bangsa dan negara.

Sebagaimana yang sering disampaikan bapak Presiden “ Kita Bisa” dan Indonesia bisa karena    sudah didukung Inpres Nomer 12 tahun 2011, seluruh aparat pemerintah wajib melaksanakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika (P4GN), peran serta Masyarakat bila serius dan maximal. Personil , sarana  prasarana dan senjata tinggal diperbantukan/ menunjuk sementara sebanyak , 30 atau 20 orang/ pucuk, sambil menunggu terbentuknya personil khusus BNN.


Bila penanganan Narkoba kurang serius maka bangsa Indonesia banyak yang akan masuk Neraka, karena melakukan perzinahan, meninggalkan sholat, mencuri, merampok, menipu, membunuh, mutilasi, durhaka terhadap orang tua, menghambur hamburkan uang, dll.



Jambi, 17 Juni 2013

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi
Kombes Pol Drs. Mohammad Yamin Sumitra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn