Selasa, 29 Oktober 2013

Peran serta pemuda sangatlah diperlukan untuk membangun bangsa, melalui kegiatan Politik sejak pemilu/pilkada

Karena pemuda adalah penerus bangsa yang memiliki semangat tinggi, idealis, energik, mempunyai pemikiran-pemikiran yang baru untuk merubah, berbudi pekerti yang lebih diutamakan, berbudaya, menjaga kesatuan dan persatuan, semangat untuk Indonesia.
Pemuda harus bertanggung jawab kepada pembangunan bangsa ini, sejak membangun desa untuk membesarkan bangsa, membangun kemandirian pangan, membangun kemandirian mengolah sumber daya alam, agar menjadi bangsa yang besar, maju dan kuat. Serta tidak terpengaruh kepada kekuatan asing yang akan membelenggu kesejahteraan bangsa indonesia yang kaya raya ini.
Sebagai pemuda harus tahu kekuatan kita dari mulai kekayaan sumber daya  alam, kemampuan sumber daya manusia yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Tahu ancaman terbesar dan terberat yang dihadapi bangsa Indonesia sekarang dan masa depan, yaitu Narkoba, bila di tinjau dari jumlah korban dan dampak yang akan di hadapi dan di rasakan.
Sebagai generasi penerus dan calon pemimpin bangsa harus bisa memilah-milah permasalahan, dapat mengklasifikasikan mana yang harus di dahulukan, mana yang bahaya, mana yang dampaknya besar, jangan di anggap sama semua permasalahan yang kecil dan masalah yang besar, begitu juga dalam menanganinnya harus mampu.
Sebagai pemuda harus jeli dan kritis dalam memilih Calon Presiden, Calon Kepala Daerah, Calon Legeslatif , jangan memilih  yang tidak dikenal, jangan yang terkena kasus, tidak ada prestasinya, bukan karena popularitas, yang tidak mematuhi aturan dan hukum, jangan yang cuma blusukan menjelang pemilu dan pilkada saja, membangun jalan, selokan, jembatan hanya menjelang pemilu dan pilkada saja sebelumnya nyaris tidak ada, begitu juga membagi-bagi sembako.
Jangan dipilih yang tidak tahu ancaman yang terbesar dan terberat yang dihadapi bangsa ini yaitu ancaman narkoba dan tidak memberantas dengan serius.

Apalagi yang jualan narkoba baik familinya ataupun tim suksesnya.
Pemuda harus berani memerangi ketidak benaran, demi bangsa  dan NKRI, jaga kedaulatan NKRI, jaga persatuan dan kesatuan NKRI, berani memberantas dan memerangi Narkoba secara serius.
Kobarkan semangat 28  Oktober 1928, demi bangsa Indonesia.
Jambi 29 Oktober 2013
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi
Kombes Pol. Moh Yamin Sumitra.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn