Senin, 18 November 2013

MEMPERINGATI ASYURA 1435 H

Kejadian Asyura ini , merupakan gambaran azab Allah terhadap orang orang yang zolim , baik kejadian perjuangan  Nabi Nuh AS  yang membuat perahu selama seratus tahun untuk mempersiapkan azab yaitu banjir selama seratus lima puluh hari dan cerita Nabi Musa AS yang membelah lautan dan menenggelamkan Firaun.
Dari kejadian kejadian ini merupakan perjuangan yang sangat berat bagi Nabi Nuh AS dan Nabi Musa AS , untuk menghadapi orang orang yang zolim, yang tidak mempercayai adanya Allah dengan hanya memikirkan kenikmatan dunia saja dengan kesombongan , keangkuhan, egois, dengan mengagungkan kekuasaan, jabatan, pangkat , kerajaan, mengaku yang paling hebat/ yang paling berkuasa dan mengaku sebagai Tuhan .

Nabi Nuh AS dan Nabi Musa AS ,  selalu mengingatkan akan ketauhidan dan keimanan, ketaqwaan serta selalu mengingatkan akan amanah Allah yang diberikan kepada kita harus dilaksanakan dengan baik , baik sebagai umat ataupun sebagai pejabat, penguasa, raja.
Namun orang orang zolim ini tidak mau dan selalu menolak, bahkan menyerang dan menganiaya atas ajakan dan peringatan untuk berbuat yang baik untuk beriman, bertaqwa, dan melaksanakan amanah dengan baik dari suatu jabatan, Nabi yang merupakan pelaksana  firman Allah ajakan dan peringatan sudah tidak digubris lagi, maka Allah mengazab dengan menenggelamkan orang orang zolim ini.
Oleh sebab itu disunahkan ( sunah Muakad), untuk melaksanakan pada tanggal 1 s/d 10 bulan muharam puasa, memperbanyak shalawat, menyambung tali silahturahmi, datangilah orang orang alim , menjenguk orang sakit, pakai sifat / cela mata, usap kepala anak yatim , bersedekah.

Apakah kejadian kejadian diatas  ini juga  sudah dan akan melanda  lagi di Negara yang kita cintai ini , dengan peringatan kejadian tsunami, gempa bumi , meletusnya  gunung gunung berapi, lumpur lapindo, lahar dingin, angin beliung , banjir bandang dll .
Dengan tidak amanahnya para aparatur negara , pikiran mereka atau perasaan mereka sudah membangun negara ini  atau membangun dunia ini  tapi sebenarnya malah  merusak  negara ini , dengan melakukan korupsi , kolusi , nepotisme ( KKN ) yang sangat kelewatan, merampok/menyimpangkan hasil Sumber daya alam dengan cara melaporkan dengan tidak jujur jumlah yang keluar dari bumi, melaporkan dengan tidak jujur dengan kandungan dan kwalitas sumber daya alam yang ada ditanah air ini yang jumlahnya sangat banyak dan jenisnya sangat banyak ( Migas , Emas , Perak , Tembaga, batubara , almunium , aspal , timah , biji besi, baja , dll ), kekayaan sumber daya laut , kekayaan sumber daya hutan, kekayaan ini  semakin lama semakin habis bahkan sudah ada yang habis.
Akibat dari ini semua rakyatnya miskin sengsara dan menderita , bahkan mereka tidak sadar akan menimpa anak cucunya dan keturunannya sendiri kedepan menjadi miskin, sengsara dan menderita.
Bila aparatnya mengerti akan pedoman agamanya semuanya sudah ada dan sangat sempurna yang telah dibawakan wahyu Allah kepada Nabi besar Muhammad SAW yaitu Al quran , ada pada surat Al Baqarah ayat 11 dan 12, untuk amanahnya para aparatur negara ini.
Begitu juga masyarakatnya semua harus menjalankan perintah dan larangan Allah (Taqwa), aturan , ketentuan dan perundang undangan yang berlaku di negara ini agar aman, tertib, damai.
karena Allah maha mengetahui apa apa yang kita kerjakan , harus tahu juga semua manusia yang ada didunia ini adalah saudara satu turunan dari Nabi Adam dan Hawa, sehingga tidak saling menyakiti , membohongi , tidak terpecah belah dll, yang tercantum dalam surat Al Hujurat, serta jangan takut terhadap orang orang zolim pada surat Al Baqarah ayat 150, kita harus selalu mengingatkan dengan baik dan sesuai prosedur yang berlaku , karena mereka adalah saudara kita juga , yang terjerat oleh tipu daya syaitan.

Begitu juga tentang Narkoba bila kita sebagai aparat pemerintah dan masyarakat tidak amanah dan tidak serius menangani permasalahan Narkoba ,  kita akan terkena azab hancurnya bangsa ini , dan hancurnya segala sendi kehidupan ( ideologi , politik , ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan, agama, kesehatan dll ) serta berkembangnya kegiatan dan  terorist , kenapa demikian karena aturan dan larangan sudah ada di kitab sucinya masing masing , yang Agama Islam ada di surat Al maidah ayat 90 , 91, 32, UU Nomor 35 tahun 2009 , Inpres Nomor 12 tahun 2011 , Ingub , Surat edaran MA , Surat Keputusan Menteri kesehatan.
Karena penyalahguna di Indonesia sudah 4.000.000. orang, yang meninggal dunia sehari 51 orang setahun 18. 615 orang, yang masuk penjara 33.009, yang terkena HIV/ AIDS 34.364 orang ( data tahun 2010 ) , yang sakit jiwa ,yang sakit fisik banyak sekali, apakah saudara  ku semua merasakan tentang penderitaan dan kesengsaraan korban penyalahguna serta keluarga yang terlibat penyalahguna Narkoba.

Perlu merehab semua penyalahguna 4.00.000 orang , agar tidak ada lagi yang beli Narkoba, dan korban Narkoba jangan dipenjarakan ( LP ) , karena berkumpulnya nya korban Narkoba dipenjara merupakan sasaran empuk bagi bandar karena masih tetap menggunakan karena tidak diobati , begitu juga memberantas para bandar Narkoba agar tahun 2015 Indonesia terbebas dari penyalahguna Narkoba .

Bila dilihat dari dampak kepada kehancuran bangsa dan negara serta  jumlah korban Narkoba ,  maka bandar Narkoba itu  lebih sadis dari pada Terorist dan kegiatan  PKI (Partai Komunis Indonesia), maka seharusnya kita semua harus serius bersama sama memberantas peredaran gelap Narkoba secara serentak , Indonesia mampu karena memiliki TNI , POLRI , BIN , BAIS , BEA CUKAI , IMIGRASI , SATPAM , BAKORKAMLA , ANGKASA PURA , SATGAS SATGAS , BNN,  PERHUBUNGAN, dll. Jumlahnya banyak sekali ,  pedoman sudah ada di Kitab Sucinya masing – masing, UU Nomor 35 tahun 2009 dan Instruksi Presiden Nomor 12 tahun 2011, Instruksi Gubernur, bila semua melaksanakan dengan baik dan amanah demi keselamatan bangsa dan negara serta anak cucu kita kedepan. Amin Ya Robbal Alamin.

Jambi ,  8 Nopember 2013
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi
Mohammad Yamin Sumitra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn